Tulisan ini menyuguhkan tentang konsep brand loyalty vs brand minded..bwat mereka yg mengambil kuliah manajemen, pasti tau dunks apa itu brand loyalty..terjemahan bebasnya sih tentang perilaku konsumen yang sangat “loyal” / setia pada satu merk tertentu dan enggan untuk berpindah ke lain merk..ambil contoh, saya..saya merupakan seorang yang sangat setia mengkonsumsi air mineral bermerk “Aqua”..setiap saya membeli air mineral, baik itu di warung, kantin kampus, restaurant, dll, pasti saya selalu mencari merk Aqua ini..walaupun ada bermacam-macam merk air mineral dan menurut sebagian besar orang, rasa air mineral sama saja, tapi saya tetap memilih Aqua ini..memang sih, banyak yang komentar, Ah, borju banget sih..Aqua kan mahal..(memang harga Aqua ini lebih mahal bila dibandingkan dengan harga air mineral lainnya..harga 1 botol plastic aqua, Rp. 2000,- kalau merk lain, berkisar antara Rp. 1000 – Rp. 1800,- ..coba aja cek kalau nggak percaya..hehe..) Cuman demi minum air putih aja, milih2 bgt sih, toh rasa sama aja..biasanya saya akan menjawab begini, ah beda kok..kalau Aqua rasanya air banget..murni banget deh..tapi kemudian saya dibantah lagi, halah, sok cari tau..sama aja kali..sama2 air ini..loe sih, sotoy bgt...Nah, kalau orang sudah berkomentar seperti itu, rasanya percuma saja jika saya membantah lagi, malah nantinya akan tambah panjang..biasanya sih saya berdalih begini, Iya, gw membiasakan diri minum Aqua sekarang, siapa tau ada bos-nya Aqua yang melirik gw, trus gw diajak jadi spoke person-nya Aqua deh..hehehe…(kok jadi punya motif pribadi: pengen ngetop..hehe.. )
Nah, itu baru satu contoh aja tentang brand loyalty..sebenernya apa sih motif saya memilih Aqua??seperti yang sudah dikatakan: Rasanya itu loh, murni air..udah, itu aja kok alasannya..simple..saya nggak peduli tentang harga, mau harganya mahal kek, murah kek, bodo amat, yang penting minum aqua..(kalau dalam ilmu ekonomi, istilahnya permintaan saya terhadap aqua ini sangat inelastic terhadap harga..)
Bayangkan kalau ada 100 orang seperti saya, sangat loyal terhadap 1 merk tertentu pada produk tertentu, hwaah..sudah dapat dipastikan produsen merk tersebut akan sangat senang, karena sudah punya konsumen tetap..jadi mau ada produk pesaing lain kek, ah biarin aja..toh masih ada yang menkonsumsi produk saya kok..hehe..dan biasanya produk-produk yang seperti ini akan awet terus di pasaran,.(karena biasanya sih, konsumen produk ini akan “menularkan kebiasaan-nya” tersebut ke orang terdekatnya..bisa turun temurun, dari ibu ke anak2nya, atau juga sahabat, teman dekat,orang2 sekitar, dll..tidak terbatas pada 1 produk saja, bisa bermacam2 produk)
Dan saya pun demikian..tidak hanya pada air mineral saja, tapi juga semuanya, dari mulai baju, jeans, peralatan mandi, hingga mobil pribadi dan juga nggak ketinggalan taksi…(tapi untuk kopi, saya masih mendua,.kalau di rumah, yah Nescafe..tapi kalau lagi kumpul bersama teman, yah Starbucks..hehe..not every moment with Starbucks..bisa bangkrut saya..hehe..) antara pilihan saya kepada satu merk tertentu itu, lebih disebabkan karena rasa nyaman yang saya dapat dari produk tersebut..bukan karena sok-sok mahal, pamer, atau apa..yang penting, nyaman+aman..hehe..jadi yah, mau nggak mau, timbul rasa “fanatisme” dalam diri saya terhadap merk-merk tertentu..Ok, cukup tentang brand loyalty,,kita beralih pada brand minded..
Kalau konsep brand minded ini, mungkin tidak ada dalam istilah manajemen..(maaf kalau saya salah..maklum saya anak ilmu ekonomi, kurang mendalami masalah manajemen..silakan dibetulkan saja..hehe)..biasanya sebutan brand minded ini ditujukan pada seseorang yang sangat tergila2 pada merk-merk terkena..tidak terbatas pada satu produk saja, tapi semua produk yang dimiliki..biasanya ini terjadi pada kaum wanita, tapi di era modern saat ini, para pria pun juga memiliki pandangan demikian..(oh ya, biasanya kaum gay, lebih sensitive terhadap merk dan produk loh..mereka bisa megenali mana produk yang keluar pas winter or summer, or last year, etc..ck..ck..ck..) Ambil contoh, seorang wanita yang kalau diamati, from head to toe, semua yang dikenakannya, pasti bermerk,.tasnya merk Dior, bajunya Prada (yah minimal ZARA deh..), sepatu Miu-Miu (second line for Prada), dompet LV (louis vitton-red), jeans Levi’s 501, jam tangan Rolex, dst...(saya bingung mau menyebutkan apalagi..hehe..) Bahkan hingga ke masalah pemilihan underwear pun, haruslah bermerk terkenal..hwaahh....hal ini tidak didominasi oleh kaum the haves aja loh..nggak jarang, orang2 yang biasa2 aja, atau bahkan sebenarnya “kurang mampu” pun, ikut2an bergaya demikian..(mengingat barang2 branded itu sangatlah mahal harganya) Ini disebabkan akibat budaya konsumtif yang disebarkan melalui globalisasi..lanjut..Barang2 itu mereka dapatkan bisa dengan macam cara, dari mulai menabung, membeli saat sale, membeli produk2 second hand, atau mungkin membeli barang “bajakan” (maksudnya,, tiruan/palsu, barang KW-1 (kualitas)), atau bahkan yang lebih parahnya lagi, rela menjadi istri simpanan / piaraan orang demi mendapatkan barang2 tersebut..(sebenernya sih, hak-nya mereka juga sih, mau jadi simpanan orang kek, tapi yah sayang aja hanya demi mendapatkan kepuasan “memiliki barang2 bermerk” ?? ah, biarkan sajalah.,.selama tak mengganggu saya toh??hehe..tapi kapan2 saya akan membahas deh.,hehe...)
Yang menjadi pertanyaan saya selanjutnya, apakah brand loyalty sama dengan brand minded???kalau saya menjawab, tentu tidak..sepintas mirip, tapi sebenarnya beda kasus..sama2 menyukai merk, tapi kalau brand loyalty, setia pada satu merk dengan alasan tersendiri, yaitu kepuasan, kenyamanan, dan juga kebiasaannya dari jaman dahulu..nah kalau brand minded, setia pada berbagai merk, dengan alasan prestis, supaya lebih dihargai, mengikuti pergaulan,dll..jadi, seorang yang brand loyalty, tidak dapat dikatakan brand minded juga..demikian sebaliknya..tapi lain ceritanya, kalau dia seorang brand loyalty terhadap branded items..Nah!! misalnya, dia tergila2 pada Dior, yah no wonder, kalau dia akan melengkapi dirinya dengan Dior..from head to toe..hehehehe…ck..ck..ck..bingung?silakan, direnungkan..tak ada yang salah kok perilaku seperti itu..
Jadi, kesimpulan tulisan ini adalah Ayo minum Aqua dan mulailah membeli LV!! Oops, salah deng..hehe..I’m just kidding..tidak ada yang salah dan benar dalam tulisan ini..anda mau menjadi seorang brand loyalty, atau brand minded, it’s up to you..kembali lagi ke persepsi anda masing-masing terhadap satu produk,..
(Ps: kalau saya sih, lebih suka menjadi seorang brand loyalty..hehe..:-))
cheers,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar